TIGA POTONGAN ABADI

Ikon Lacoste

Mana yang anda miliki? Mana yang Anda lewatkan?

01. The polo shirt, the Lacoste original

Petit Piqué, major style

Di sinilah kisah Lacoste dimulai. Pada tahun 1933, juara tenis Prancis René Lacoste menemukan kemeja polo. Dan dengan itu, tampilan baru yang menggabungkan gaya dan kenyamanan lahir. Sekarang, hampir seabad kemudian, kaos polo Lacoste hadir dalam jumlah warna dan bahan yang tak terbatas. Selamanya menghormati sejarahnya, polo berkembang seiring berjalannya waktu.

02. The tracksuit, on the right track

All-terrain

Awalnya, baju olahraga ini dirancang untuk membuat atlet tetap hangat sebelum dan sesudah latihan atau pertandingan. Hari ini, mereka terlihat di jalan serta di lapangan atau di arena. Teknis, gaya atau kenyamanan, dan idealnya ketiganya sekaligus (kami melakukan yang terbaik untuk memastikannya), hanya satu pertanyaan yang tersisa... Haruskah mereka dipakai sebagai satu set atau terpisah? Ini keputusan untuk Anda buat, dan permainan Anda untuk dimainkan.

03. The tennis sweater, set for style

Satu abad kemewahan

Pada tahun 1920, sweater tenis dikenakan oleh para atlet paling elegan. Diperbarui dan diciptakan kembali di tahun 2021, ia telah melampaui asal-usulnya menjadi tampilan sehari-hari. Gaya ini dengan mudah dikenali berkat kerah V yang dalam dan rajutan kabel yang lebar, dan dapat dikenakan di atas t-shirt, kemeja Oxford, kemeja polo, atau bahkan turtleneck. Tanpa perlu membawa raket.

Want to see more?

These are also Lacoste icons

Lacoste advertising 1933 and 1981 © All rights reserved Les Mousquetaires in the early 1920s © Archives Jacques Brugnon.